Hati-hati perdukunan dan kemusyrikan dengan tampang Islami!

Seperti bangkai yang diberi tepung renyah lalu digoreng atau kotoran ayam yang dibungkus dengan plastik yang cantik berkilau, dua hal inilah yang bisa menggambarkan betapa hinanya praktik perdukunan dan kemusyrikan berkedok agama yang kian marak belakangan ini.

Yang menjadi korban fenomena ini adalah mereka yang masih awam dalam pengetahuan agama atau pun mereka yang terjebak sikap fanatik terhadap tokoh atau golongan tertentu. Hal yang sungguh ┬ámengenaskan adalah fenomena perdukunan ini didukung dan disponsori oleh majalah-majalah bahkan sampai menjadi program unggulan televisi.┬áPemakaian atribut-atribut islami, penggunaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan hal yang semacamnya menjadi alat untuk mengkamuflasekan kemusyrikan dan perdukunan yang dilakukan oleh para (maaf) dukun yang mengaku ustad atau kiyai, sehingga Baca lebih lanjut